Cacat blow mold dapat sangat mempengaruhi fungsionalitas dan kualitas botol plastik. Masalah umum terdiri dari penyimpangan cetakan dasar, perluasan leher botol, benang patah, dan cacat permukaan seperti gelembung atau bekas wastafel.
Cacat seperti itu sering timbul karena distribusi material yang tidak merata, pendinginan yang tidak mencukupi, atau kesalahan dalam cetakan.
Cek Produk :
CHM-2000 Mesin Blow Botol Otomatis 2 Cavity dengan Sistem Servo Clamping

5 Jenis Cacat Utama yang Sering Ditemui
Berikut adalah deskripsi yang lebih menyeluruh tentang kekurangan yang sering ditemui dalam prosedur blow moulding:
1. Masalah dengan Cetakan Bawah
– Bagian Bawah Tidak Lengkap (Kaki Cekung):
Cacat ini terjadi ketika alas botol tidak sepenuhnya berbentuk, mengakibatkan tepi cekung. Hal ini sering disebabkan oleh tekanan tinggi yang tidak memadai atau lubang pembuangan yang tersumbat di dalam cetakan.
– Kawah Bawah:
Cacat ini muncul sebagai kerutan atau cacat di area bawah botol, umumnya dikenal sebagai “kawah.” Biasanya timbul dari bahan yang tidak memanjang ke kapasitas peregangan penuh atau botol yang memiliki dasar yang terlalu tipis.
Cek Produk :
CHM-880 Mesin Pembuat Botol Semi Otomatis 2 Cavity utk Botol 200-1500 ml
2. Cacat pada Leher dan Benang
Pembengkakan Bagian Berulir (Ekspansi Leher):
Bagian berulir botol dapat membesar, terutama dalam kondisi panas, karena pendinginan yang tidak mencukupi pada pembukaan botol.
Benang yang rusak:
Benang di sekitar leher botol bisa menjadi patah atau cacat, yang mungkin terjadi karena terlalu panas atau penyelarasan yang salah.
3. Kelemahan permukaan
Gelembung Udara: Ini adalah kantong udara yang terperangkap di dalam permukaan botol.
Garis: Garis-garis yang terlihat ini dihasilkan dari aliran material yang tidak teratur atau pendinginan yang tidak merata.
Tanda Wastafel: Ini adalah cekungan pada permukaan botol, biasanya disebabkan oleh pendinginan yang tidak konsisten atau penyusutan material.
4. Berkedip
Berkedip (Bahan Kelebihan): Cacat ini muncul ketika kelebihan plastik keluar di sepanjang garis pemisahan cetakan, menghasilkan tepi terangkat yang tidak diinginkan.
5. Cacat Khas
Lubang:
Ini mungkin karena kotoran dalam plastik, aliran material yang tidak merata, atau masalah dengan cetakan itu sendiri.
Kebocoran:
Terjadi jika ada celah antara cetakan dan pin tiup, atau jika botol memiliki robekan atau las yang buruk.
Deformasi:
Mencakup berbagai distorsi bentuk, seperti kegagalan di bawah beban atas, tekuk panel, atau malformasi lainnya, sering disebabkan oleh peregangan yang tidak merata atau distribusi material yang salah.
Ketebalan dinding tidak teratur:
Variasi ketebalan dinding dapat menciptakan titik lemah, meningkatkan risiko kegagalan struktural.
Cek Produk :
CHM-90 Mesin Cetak Galon Semi Otomatis
Asal Usul Terjadinya Cacat Blow Mold
Beberapa masalah dapat mengakibatkan cacat selama blow forming:
Masalah Material:
Cacat dapat timbul karena kontaminasi, distribusi material yang tidak merata, atau tingkat viskositas intrinsik (IV) yang tidak mencukupi.
Masalah terkait jamur:
Masalah seperti berkedip, kebocoran, atau ketebalan dinding yang tidak konsisten dapat berasal dari desain cetakan yang cacat, suhu cetakan yang salah, atau kerusakan cetakan.
Kondisi Proses:
Tekanan blow cetakan yang salah, pendinginan yang tidak merata, atau pemanasan yang tidak memadai dapat menyebabkan deformasi, cacat permukaan, atau cacat pada dasar cetakan.
Baca juga :
Peluang Pabrik Air Minum Lokal di Tengah Gempuran merek Global
-
CHM-880 Mesin Blow Moulding Botol Semi Otomatis
Rp350,000,000.00Successfully Added to your Shopping CartAdding to Cart... -
CHM-90 Mesin Cetak Galon Semi Otomatis
Rp460,000,000.00 Rp475,000,000.00Successfully Added to your Shopping CartAdding to Cart... -
CHM-2000 Mesin Blow Molding Botol Otomatis 2 Cavity Servo
Rp840,000,000.00 Rp840,000,000.00Successfully Added to your Shopping CartAdding to Cart...



